Polisi Tetapkan Oknum Bidan sebagai Tersangka Kasus Malpraktik di Prabumulih

Polisi Tetapkan Oknum Bidan sebagai Tersangka Kasus Malpraktik di Prabumulih



Polisi resmi menetapkan Zaenab alias ZN (51), seorang oknum bidan, sebagai tersangka dalam kasus malpraktik di Prabumulih. Zaenab diduga mengelabui masyarakat dengan membuka praktek bidan mandiri tanpa izin resmi, melanggar Undang-Undang Kesehatan.


Modus Operandi Zaenab


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto mengungkapkan bahwa Zaenab menggunakan gelar dan alat medis untuk memberikan kesan bahwa dirinya adalah tenaga kesehatan yang sah. “Zaenab membuka praktek di rumahnya di Jalan Srikandi, Kelurahan Muntang Tapus, Kecamatan Prabumulih Barat. Ia memberikan pelayanan kesehatan seperti pemeriksaan, diagnosa penyakit, USG, suntikan injeksi, pemberian obat, dan rawat inap,” ujar Sunarto


Penetapan Zaenab sebagai tersangka didasarkan pada laporan kepolisian nomor: LP/A/II/2024/Satreskrim Polres Prabumulih yang dikeluarkan pada 8 Mei 2024. Zaenab dijerat pasal 441 ayat 1 dan 2, pasal 312 huruf B, dan pasal 439 UU nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 500 ribu.


Kronologi Kasus Malpraktik


Kasus ini mencuat setelah seorang pasien bernama Rusdalia (59) meninggal dunia akibat dugaan malpraktik yang dilakukan oleh Zaenab. Kasus ini menjadi viral di media sosial, memicu perhatian publik terhadap praktik kesehatan ilegal.


Status Zaenab Saat Ini


Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Zaenab belum ditahan karena dianggap kooperatif. “Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka,” jelas Kombes Sunarto.


Penegakan Hukum dalam Kasus Kesehatan


Kasus ini menyoroti pentingnya penegakan hukum dalam praktik kesehatan di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa izin praktik tenaga kesehatan sebelum menerima pelayanan medis.


Kesimpulan


Zaenab, yang juga menjabat sebagai lurah di Prabumulih, kini menghadapi konsekuensi hukum atas tindakannya. Penetapan dirinya sebagai tersangka merupakan langkah tegas pihak kepolisian dalam memberantas praktik kesehatan ilegal yang merugikan masyarakat.

Pelantikan Anggota PPK oleh KPU Kota Prabumulih: Langkah Awal Menuju Pemilihan 2024

Pelantikan Anggota PPK oleh KPU Kota Prabumulih: Langkah Awal Menuju Pemilihan 2024


Pada tanggal 16 Mei 2024, Kota Prabumulih mencatatkan momen penting dalam sejarah pemilihan daerahnya. KPU Kota Prabumulih melantik sebanyak 30 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) baru, yang akan bertugas dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan serta Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih. Acara pelantikan yang berlangsung di Hall Gedung Rumah Makan Siang Malam ini menjadi tonggak awal dalam rangkaian proses demokrasi di kota ini.


Mengawal Demokrasi dengan Integritas dan Profesionalisme


Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Prabumulih Marta Dinata menekankan pentingnya peran PPK dalam menjaga kelancaran dan kredibilitas proses pemilihan. "Anggota PPK yang baru dilantik diharapkan dapat bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan netralitas untuk memastikan bahwa setiap tahapan pemilihan berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," ujarnya.


Peran Vital PPK dalam Pemilihan Daerah


PPK memegang peran krusial dalam penyelenggaraan pemilu, terutama dalam memastikan bahwa setiap suara warga dapat dihitung secara adil dan transparan. Tugas-tugas mereka mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan logistik pemilu, pengawasan proses pemungutan suara, hingga penghitungan dan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.


Persiapan Menyambut Pemilihan Gubernur dan Walikota


Pelantikan ini tidak hanya menjadi persiapan teknis, tetapi juga menjadi ajang untuk memupuk semangat kolaborasi dan tanggung jawab di antara para anggota PPK. "Nantinya kami akan mengikuti berbagai pelatihan dan bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh KPU. Kami siap untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," ungkap salah satu anggota PPK yang baru dilantik.


Komitmen KPU Kota Prabumulih


KPU Kota Prabumulih menunjukkan komitmennya untuk menyelenggarakan pemilihan yang berkualitas dengan melibatkan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas. Proses seleksi anggota PPK dilakukan secara ketat untuk memastikan hanya individu-individu terbaik yang terpilih.


Antusiasme dan Harapan Warga


Warga Kota Prabumulih menyambut baik pelantikan ini dengan harapan besar akan terciptanya pemilihan yang jujur, adil, dan transparan. "Kami berharap anggota PPK yang baru ini dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjaga amanah yang diberikan oleh masyarakat," kata salah satu warga yang hadir dalam acara pelantikan tersebut.


Langkah Selanjutnya


Setelah pelantikan, anggota PPK akan segera menjalani berbagai persiapan teknis dan administratif menjelang pemilihan. Mereka akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk KPU Kabupaten/Kota, Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan pihak keamanan untuk memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan lancar.


Pelantikan anggota PPK yang baru ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyongsong pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan serta Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih. Dengan semangat baru dan komitmen yang tinggi, diharapkan proses pemilihan tahun 2024 dapat berjalan dengan sukses dan menghasilkan pemimpin yang terbaik untuk Sumatera Selatan dan Kota Prabumulih.

Tes CAT Calon Panwascam Kota Prabumulih 2024: Langkah Awal Pengawasan Pemilu yang Kredibel

Tes CAT Calon Panwascam Kota Prabumulih 2024: Langkah Awal Pengawasan Pemilu yang Kredibel


Pada hari Selasa, 14 Mei 2024, Bawaslu Kota Prabumulih melaksanakan tes Computer Assisted Test (CAT) untuk calon pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) dalam rangka pemilihan umum 2024. Kegiatan penting ini mencakup enam kecamatan di Kota Prabumulih dan bertujuan untuk memastikan proses pemilu yang adil dan transparan.

Tes CAT ini diadakan di LKP Widya Eduskill Indonesia, beralamat di Jalan Padat Karya No. 355, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Dalam pelaksanaannya, tes dibagi menjadi dua sesi untuk mengakomodasi seluruh peserta yang berjumlah 53 orang. Setiap peserta diberikan waktu 90 menit untuk mengerjakan soal CAT, yang dirancang untuk menguji pemahaman dan pengetahuan mereka tentang pemilu. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan mengerjakan soal essay selama 45 menit, yang bertujuan untuk menilai kemampuan analisis dan pemikiran kritis mereka.

Proses seleksi ini sangat penting karena Panwascam memiliki peran krusial dalam mengawasi jalannya pemilu di tingkat kecamatan. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan tidak ada pelanggaran dan kecurangan yang terjadi, sehingga hasil pemilu bisa dipercaya oleh masyarakat.

Hasil tes CAT akan diumumkan pada tanggal 17 Mei 2024. Peserta yang lolos dari tahap ini akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu tes wawancara. Tahap wawancara ini akan menguji lebih lanjut kompetensi dan integritas para calon pengawas pemilu.

Melalui seleksi yang ketat ini, Bawaslu Kota Prabumulih berkomitmen untuk memilih Panwascam yang kompeten dan berintegritas tinggi. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kualitas demokrasi dan memastikan pemilu 2024 berlangsung dengan jujur, adil, dan transparan.

Dengan langkah awal yang kuat ini, diharapkan proses pemilu di Kota Prabumulih dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang benar-benar dipilih oleh rakyat secara demokratis.
Tragedi di Rutan Prabumulih: Tahanan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi Masjid

Tragedi di Rutan Prabumulih: Tahanan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi Masjid




Megi Saputra (31 tahun) tahanan di Rutan Kelas II B Prabumulih, sumatera selatan ditemukan tewas tergantung di WC masjid Attaubah komplek Rutan. Kejadian tragis itu terjadi pada Jumat (10/5/2024), sekitar pukul 13.00 WIB


Kepala Rutan, Zulkipli Bintang, telah membenarkan kejadian tersebut. Megi, merupakan seorang tahanan kasus pencurian yang baru beberapa bulan mendekam di balik jeruji besi.


"Ya, betul, salah satu tahanan kami, MS, ditemukan meninggal dunia karena gantung diri di dalam WC masjid setelah melaksanakan salat Jumat," ungkapnya.


Zulkipli menjelaskan bahwa sebelum tragedi itu terjadi, rutinitas salat Jumat berjalan seperti biasa. Namun, setelah salat selesai, petugas menghitung ulang jumlah tahanan. Hasilnya, ada satu tahanan yang kurang.


Dari situ, petugas segera melakukan pencarian  hingga akhirnya,  menemukan MS telah mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis menggantung diri dengan menggunakan baju lengan panjangnya di dalam WC masjid



Sesama tahanan mengungkapkan bahwa Megi Sebelum meninggal sering terlihat gelisah, karena kekhawatiran atas kondisi ibunya yang sedang sakit serta rasa bersalah atas perbuatan yang dilakukannya


Kepergian Megi Saputra meninggalkan duka di antara rekan-rekan sesama tahanan. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental para tahanan, serta perlunya upaya pencegahan terhadap kasus-kasus yang tragis seperti ini di masa mendatang.

Rekrutmen Panwascam Kota Prabumulih: Menuju Pemilu yang Integritasnya Terjamin

Rekrutmen Panwascam Kota Prabumulih: Menuju Pemilu yang Integritasnya Terjamin


Bertempat di kantor Sekretariat Bawaslu Kota Prabumulih yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, sebuah langkah penting dalam proses penyelenggaraan pemilu lokal sedang berlangsung, menandai fase awal dalam membangun pemilu yang bersih dan berintegritas.


Menurut keterangan Malikuswari, selaku salah satu  panitia penerimaan Panwascam Bawaslu Kota Prabumulih, proses rekrutmen panwascam telah dimulai. Sebanyak 18 orang akan direkrut untuk mewakili 6 kecamatan di Kota Prabumulih. Setiap kecamatan akan ditempatkan 3 orang panwascam.


Sebelumnya Bawaslu Kota Prabumulih telah mengumumkan 7 peserta yang memenuhi syarat sebagai calon panwascam berdasarkan evaluasi kinerja. Mereka adalah: Herkosasi (Kecamatan Prabumulih Timur), Apandi (Kecamatan Cambai), Boterli (Kecamatan Prabumulih Utara), Hatta Musri (Kecamatan Prabumulih Selatan ), Sumarno (Kecamatan Prabumulih Barat), Lusiana Dewantika dan M. Wahidin ( Kecamatan RKT)


dikarenakan hanya 7 orang panwascam dari periode sebelumnya yang lolos evaluasi kinerja, masih diperlukan 11 orang lagi untuk melengkapi kebutuhan panwascam di Kota Prabumulih. Untuk kecamatan RKT membutuhkan 1 orang lagi ,sedangkan untuk 5 kecamatan lainnya membutuhkan 2 orang lagi untuk tiap kecamatannya masing masing


Total, sebanyak 60 orang telah mendaftar dan 58 orang di antaranya telah mengembalikan berkas administrasi. Pengumuman penelitian berkas administrasi dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2024, diikuti dengan tes CAT pada tanggal 13 sampai dengan 14 Mei 2024.


Proses ini menegaskan komitmen Bawaslu Kota Prabumulih untuk menyelenggarakan pemilu yang bersih dan akuntabel. Dengan memastikan keberadaan panwascam yang berkualitas, diharapkan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi dapat terjaga dengan baik.

Sosialisasi Penyerahan Dukungan Pencalonan Perseorangan di Pemilihan Serentak 2024 oleh KPU Kota Prabumulih

Sosialisasi Penyerahan Dukungan Pencalonan Perseorangan di Pemilihan Serentak 2024 oleh KPU Kota Prabumulih


Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 menjadi momen penting bagi berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kota Prabumulih. Dalam konteks persiapan menuju pemilihan tersebut, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Prabumulih menggelar sebuah acara sosialisasi terkait proses penyerahan dukungan pencalonan perseorangan bagi bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.


Pada hari Rabu tanggal 08 Mei 2024 jam 09.00 WIB di Rumah makan Kampoeng Cemara kegiatan tersebut dilaksanakan dan dihadiri oleh Ketua KPU Kota Prabumulih Marta Dinata didampingi komisioner lainnya


Acara ini juga dihadiri oleh kandidat bakal calon perseorangan untuk posisi Walikota dan Wakil Walikota, di antaranya HM. Hamdani dan Yudi Ardianto, perwakilan dari 18 partai politik serta berbagai organisasi masyarakat (Ormas) turut hadir menghadiri rangkaian kegiatan sosialisasi tersebut.


dalam sesi wawancara Marta Dinata, Ketua KPUD Kota Prabumulih, menegaskan pentingnya waktu dalam mengumpulkan dukungan bagi para bakal calon dari jalur perseorangan. "Bagi para tokoh yang berminat maju dari jalur perseorangan, hendaknya mulai mengumpulkan dukungan dikarenakan akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk jumlah 14.237 dukungan tersebut," ujarnya.

"Nanti setelah data terkumpul, bakal calon perseorangan akan menginput bukti dukungan tersebut ke dalam aplikasi yang telah dibuat oleh KPU RI. Untuk menginput nanti mereka bisa mengunduh aplikasi dan menginput sendiri," tambah Marta.


Ditanya mengenai dukungan yang dibutuhkan bagi bakal calon dari partai politik, Marta menjelaskan bahwa bakal calon harus mengantongi dukungan partai sebanyak 20 persen dari total 30 kursi di DPRD Kota Prabumulih. "Harus mendapat dukungan sebanyak 6 kursi dari total 30 kursi di DPRD Prabumulih," tandasnya.


Acara berakhir pukul 12.00 Wib. Dengan demikian, upaya KPUD Kota Prabumulih dalam menjalankan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat terkait proses demokrasi dan pentingnya partisipasi aktif dalam pemilihan umum.


Dengan berbagai diskusi dan informasi yang disampaikan dalam acara ini, diharapkan bahwa pemilihan serentak 2024 di Kota Prabumulih akan berjalan dengan lancar, transparan, dan menghasilkan pemimpin yang mampu mewakili kepentingan serta aspirasi masyarakat.

Nama Nama Anggota DPRD Kota Prabumulih 2024-2029

Nama Nama Anggota DPRD Kota Prabumulih 2024-2029


Pada hari Kamis, tanggal 02 Mei 2024, Fave Hotel menjadi saksi penting dari sebuah proses demokrasi yang bersejarah di Kota Prabumulih. Kegiatan rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan jumlah kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kota Prabumulih pada pemilihan umum tahun 2024 menghadirkan para pemangku kepentingan dari berbagai lembaga dan instansi terkait.


Acara ini dihadiri oleh PJ Walikota Prabumulih H. Elman, S.T.M.M, Ketua dan Komisioner KPU Kota Prabumulih, Ketua dan Komisioner Bawaslu Kota Prabumulih, unsur Forkopimda serta perwakilan dari 18 Partai Politik Kota Prabumulih


Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan terhadap negara dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Kemudian, sambutan dari Ketua KPUD Kota Prabumulih membuka acara, diikuti dengan sambutan dari PJ Walikota Prabumulih. Acara dilanjutkan dengan penyerahan cendramata dari KPU Kota Prabumulih kepada para stakeholder, sebelum memasuki sesi rapat pleno terbuka untuk perhitungan dan penetapan perolehan kursi serta calon terpilih anggota DPRD Kota Prabumulih periode 2024-2029.


Dalam sambutannya, Ketua KPUD Marta Dinata menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Prabumulih, Polres Prabumulih, Bawaslu, TNI,  dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran tahapan pemilu tahun 2024


Berikut nama nama Calon terpilih anggota DPRD Kota Prabumulih 2024-2029



A)DAPIL 1

 

No

Nama Calon Terpilih

Perolehan

Suara Sah

Nama Partai Politik

1.

Deni Victoria, S.H., M.Si.

6.987

Partai Demokrat

2.

Dhafina Marsyah Tahira

2.780

Partai                  Demokrasi

Indonesia Perjuangan

3.

Welizar, S.E.

3.650

Partai Golongan Karya

4.

Iswanto

2.041

Partai Demokrat

5.

Ben Heri, S.Si., M.Pd.

1.192

Partai                       Keadilan Sejahtera

6.

Aryono

2.305

Partai                       Gerakan

Indonesia Raya

7.

Hartono Hamid, S.H.

1.386

Partai         Hati         Nurani Rakyat

8.

H. M. Rasyid, S.Ag., M.M.

2.415

Partai                  Demokrasi Indonesia Perjuangan

9.

Evy Susanty, S.E.

2.124

Partai                   Persatuan Pembangunan

10.

Nicko Adha Pranata, S.E.

1.316

Partai Demokrat

11.

Hendriansyah, S.E.

2.063

Partai Bulan Bintang

12.

Dra. Herawaty, M.Kes.

1.719

Partai Golongan Karya

 

B)DAPIL 2

 

No

Nama Calon Terpilih

Perolehan

Suara Sah

Nama Partai Politik

1.

Leoni Ayu Pratiwi, S.H.

6.793

Partai                       Gerakan Indonesia Raya

2.

Hj Nurlisna

3.561

Partai                       Keadilan Sejahtera

3.

Apriansyah, S.T.

3.094

Partai Golongan Karya

4.

Dipe Anom R.

2.784

Partai                  Demokrasi Indonesia Perjuangan

5.

Suherli Berlian, S.T.

2.421

Partai Nasdem

6.

Riza Ariansyah

2.468

Partai                       Gerakan Indonesia Raya

7.

Feri Alwi, S.H.

2.638

Partai Amanat Nasional

8.

Muhammad                      Faris Pramudia, A.md.

2.559

Partai                       Keadilan Sejahtera

9.

Erwandi

1.532

Partai Demokrat

10.

Fena Harianti

161

Partai                       Gerakan Indonesia Raya

 

C)DAPIL 3

 

No

Nama Calon Terpilih

Perolehan Suara

Sah

Nama Partai Politik

1.

Ade Irama, S.H., M.H.

2.972

Partai                       Gerakan

Indonesia Raya

2.

Anisa Meida Shafira

1.625

Partai Demokrat

3.

Ahmad Riza Diswan

3.136

Partai                   Persatuan Pembangunan

4.

Purwaka

1.548

Partai                  Demokrasi

Indonesia Perjuangan

5.

Zainudin

1.561

Partai Golongan Karya

6.

M. Rizky Dermawan

1.944

Partai Amanat Nasional

7.

Rofika Susanti S.I.P.

1.861

Partai         Hati         Nurani Rakyat

8.

H. Mat Amin, S.Ag.

892

Partai                       Keadilan

Sejahtera

 

 

Semoga para anggota DPRD yang baru terpilih dapat mengemban amanah dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab yang tinggi. Semoga mereka mampu menjadi suara bagi rakyat, menjalankan tugasnya dengan kebijaksanaan, serta berkomitmen untuk memajukan Kota Prabumulih melalui keputusan-keputusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.